Situs BandarQ Online

Cara Kepolisian Indonesia Jemput Rizieq Shihab Dari Arab Saudi

0
Cara Kepolisian Indonesia Jemput Rizieq Shihab Dari Arab saudi


Berita Dunia - Ada saja tingkah dari Rizieq Shihab yang dimana sampai saat ini masih belum mau kembali ke Indonesia setelah diberikan surat keterangan untuk bisa kembali ke Indonesia. Dan bahkan kini pihak kepolisian melalui Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan pun sudah menyampaikan bahwa akan siap menjemput paksa ketua FPI tersebut dari Arab Saudi.

Dan pihak polisi juga menyatakan akan menggunakan cara yang sama ketika melakukan penangkapan buronan akan kasus suap yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak yakni Gayus Tambunan. Dan kini pun Rizieq Shihab akan dipastikan di jemput paksa jika tidak ingin kembali secepatnya ke Indonesia setelah di berikan surat penangkapannya.

Dan bahkan Iriawan juga menambahkan sudah melakukan upaya dari Police to Police, dimana kerja sama antar kepolisian dari dua negara yang berkoordinasi demi menjemput paksa tersangka dengan status DPO. Dan kini pun pihak kepolisian di Arab Saudi juga siap untuk bisa membantu demi membawa pulang Rizieq Shihab ke Indonesia agar bisa mendapatkan hukuman karena kasus chat mesumnya tersebut.

"Kematin kan kami sudah pernah mencoba jemput paksa Gayus dan kini kami tinggal menunggu saja nanti. Apa yang akan kami lakukan pun sama seperti yang akan kami lakukan nantinya kepada Rizieq Shihab. Jika perlu kami akan tarik paksa Rizieq Shihab untuk kembali ke Indonesia untuk bisa kita adili," ucap Iriawan.

Masih ada ulama yang bertindak seperti ini hingga sudah penangkapan sudah di berikan masih juga sembunyi. Apa kata dunia kalau di Indonesia ulamanya begini? betul tidak..

Dan pihak Polri sendiri dikabarkan akan siap untuk mengajukan kerja sama dengan pihak kepolisian Arab saudi. Dan pastinya pengajuan Red Notice pun akan menjadi salah satu cara bagi Polri untuk bisa membawa paksa pulang Rizieq Shihab ke Indonesia dengan bantuan Interpol.

"Saat ini yang kami tunggu itu dari pihak Divhubter Polri dan kami masih menunggu apakah kejadian ini bisa masuk dalam Red Notice atau tidak," tambah Iriawan.

"Kami sich terserah saja, mau dikeluarkan dan tidak dikeluarkan itu tidak masalah. Masih ada upaya lain yang bisa kami lakukan nantinya. Yang kemarin saya bilang dari blue notice menyampaikan bahwa ada tersangka yang sedang berada di negaranya, kedua itu ya Police to Police. Semua polisi itu universal jadi ada hubungannya yang bisa membantu," tutup Iriawan.

About The Author

Hello, I am an web designer/developer from Melbourne, Australia. Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium .